SKK Migas-PetroChina Bangun Rumah Produksi Anyaman Pandan untuk Dorong UMKM Tanjabtim
SABAKUPDATE.COM, MUARASABAK – Komitmen SKK Migas bersama PetroChina International Jabung Ltd dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat kembali diwujudkan melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau Corporate Social Responsibility (CSR) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Melalui program tersebut, SKK Migas-PetroChina membangun rumah produksi dan pemasaran bagi Kelompok Usaha Bersama (KUB) Radesta di Kelurahan Rano, Kecamatan Muara Sabak Barat. Bantuan itu diberikan untuk mendukung pengembangan usaha kerajinan anyaman pandan yang telah lama menjadi sumber penghasilan masyarakat setempat.
Rumah produksi baru tersebut dibangun menggunakan konstruksi beton berukuran 6x8 meter dan dilengkapi rolling door kaca serta area penjemuran bahan baku. Kehadiran bangunan permanen itu dinilai membawa perubahan besar terhadap aktivitas produksi maupun pemasaran hasil kerajinan kelompok usaha tersebut.
Ketua KUB Radesta, Lindawati, mengatakan sebelum mendapat bantuan dari SKK Migas-PetroChina, tempat usaha mereka masih berupa bangunan semi permanen berbahan papan yang kondisinya kurang layak dan belum mampu menarik perhatian konsumen.
Menurutnya, dukungan yang diberikan tidak hanya menghadirkan bangunan yang lebih kokoh dan representatif, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri anggota kelompok dalam mengembangkan usaha kerajinan tradisional berbahan daun pandan.
Selain pembangunan rumah produksi, SKK Migas-PetroChina sebelumnya juga memberikan bantuan peralatan kerja dan empat unit etalase untuk mendukung pemasaran produk kerajinan. Bantuan berkelanjutan tersebut dinilai sangat membantu kelompok usaha dalam meningkatkan produktivitas sekaligus memperluas jangkauan pasar.
Saat ini, KUB Radesta memiliki 10 anggota aktif yang memproduksi berbagai kerajinan khas daerah seperti tas, tikar, dan souvenir berbahan daun pandan. Produk-produk tersebut kini mulai dipasarkan lebih luas melalui penjualan langsung maupun pemanfaatan media sosial dan platform digital.
Lindawati mengungkapkan, sejak rumah produksi baru berdiri, jumlah masyarakat yang datang berkunjung terus meningkat. Lokasi usaha yang berada di jalur Muara Sabak menuju Kuala Jambi juga menjadi nilai tambah dalam memperkenalkan produk anyaman pandan kepada masyarakat luar daerah.
Program CSR SKK Migas-PetroChina tersebut diharapkan mampu mendorong UMKM lokal naik kelas sekaligus menjaga keberlangsungan kerajinan tradisional daerah sebagai bagian dari identitas budaya Kabupaten Tanjung Jabung Timur.(ajs)

