Senin, 28 September 2026

BAZNAS Tanjabtim Salurkan Bantuan Biaya Berobat untuk Ibu Penderita Kanker dan Anak Down Syndrome


SABAKUPDATE.COM, NIPAHPANJANG
– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tanjung Jabung Timur kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan. Pada Senin (28/9), BAZNAS Tanjabtim menyalurkan bantuan biaya pendampingan berobat kepada warga di Kecamatan Nipah Panjang.


Penyaluran bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Tanjabtim, Drs. H. Syarifuddin. Bantuan diberikan kepada Erni Kurniati, warga Kelurahan Nipah Panjang II, Kecamatan Nipah Panjang, yang saat ini tengah menjalani pengobatan karena menderita penyakit kanker.


Selain kepada Erni Kurniati, bantuan juga diberikan kepada seorang anak berusia sekitar 1 tahun 7 bulan yang menderita Down Syndrome dan tengah menjalani pengobatan di NP.2.


Drs. H. Syarifuddin mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS kepada masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit, khususnya warga yang membutuhkan biaya untuk menjalani pengobatan.



"Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian BAZNAS Tanjung Jabung Timur kepada masyarakat yang sedang membutuhkan. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban keluarga, terutama dalam memenuhi kebutuhan selama proses pengobatan," ujar Syarifuddin.


Menurutnya, kondisi kesehatan yang membutuhkan pengobatan dalam waktu cukup panjang tentu dapat menjadi beban tersendiri bagi keluarga. Karena itu, BAZNAS berupaya menyalurkan zakat kepada masyarakat yang memang membutuhkan dan memenuhi ketentuan sebagai penerima manfaat.


"Kami berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kebutuhan pengobatan dan pendampingan. Mudah-mudahan Allah memberikan kesembuhan serta kekuatan kepada para penerima dan keluarganya," katanya.



Syarifuddin juga mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan untuk terus memperkuat kepedulian terhadap sesama melalui zakat, infak dan sedekah. Menurutnya, dana yang dihimpun melalui BAZNAS nantinya dapat disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk untuk membantu biaya pengobatan.


Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat memberikan sedikit keringanan bagi Erni Kurniati dan keluarga, serta keluarga anak penderita Down Syndrome dalam menghadapi proses pengobatan yang sedang dijalani.(*)